Inilah Fungsi Bermacam Lensa yang Ada di Kamera Handphone Masa Kini – Pembahasanku

Selamat datang di Pembahasanku.com selalu bantu aku agar berkembang. Pada peluang saat ini, aku akan membahas berkenan Inilah Fungsi Bermacam Lensa yang Ada di Kamera Handphone Masa Kini – Pembahasanku berharap bisa membantu anda menambahkan wawasan.

jenis fungsi kamera lensa handphone

Pembahasanku – Dari sisi fotografi, handphone masa kini telah mengalami perkembangan teknologi yang memungkinkan hadirnya kamera dengan multi lensa sekaligus.

Lensa yang dihadirkan pun memiliki beragam fungsi berbeda mulai dari utama, ultrawide, makro, telephoto, dan lainnya.

Berkat hal ini, pengguna pun dapat menghasilkan foto dengan banyak kreasi karena tidak hanya terpaku pada satu lensa saja. Bahkan dukungan lensa yang lebih banyak terkadang bisa menghasilkan foto yang lebih artistik.

Namun ada lensa apa saja yang biasanya disematkan pada handphone pintar?

Lensa Utama

Xiaomi Mi 10T FullCam

Pada sebuah handphone masa kini, pastinya kamu akan menemukan lensa utama rata-rata memiliki resolusi besar, teknologi canggih, sensor terbaru atau berukuran besar, dan masih banyak lagi.

Hal ini cukup wajar mengingat lensa utama memang yang paling sering digunakan saat membidik obyek dan menghasilkan foto untuk kemudian dipamerkan melalui jejaring sosial atau bahkan dicetak secara fisik.

Lensa utama masa kini pun telah dibekali bahkan sudah ada yang dibekali teknologi Pixel Binning yang memungkinkan piksel-piksel kecil menjadi sebuah piksel besar agar mampu menghasilkan foto dengan kualitas bagus.

Penerapan Pixel Binning biasanya akan memberikan foto yang terlihat lebih terang dan tajam di berbagai kondisi, baik siang hari maupun malam hari. Pixel Binning pun memiliki berbagai metode mulai dari 4-in-1, 8-in-1, 9-in-1 pixel binning, dan lainnya sesuai yang dipilih oleh sang produsen handphone.

Misalnya saja sebuah handphone mempunyai teknologi 4-in-1 pixel binning akan membuat lensa utama beresolusi 64 MP untuk menghasilkan foto beresolusi 16 MP secara bawaannya. Hal ini dilakukan agar foto yang dihasilkan terlihat tajam berkat kemampuan menyerap cahaya lebih banyak.

Namun produsen handphone biasanya juga memberikan opsi untuk memotret dengan resolusi sebenarnya tanpa menggunakan pixel binning pada aplikasi kamera bawaan handphone.

Lensa Ultrawide

vivo V21 5G Half Top

Lensa ultrawide sudah digunakan oleh banyak handphone masa kini, baik kelas bawah hingga atas. Lensa ini sendiri biasanya memiliki sudut pandang antara 116 derajat hingga 130 derajat tergantung yang dipilih oleh pembuat handphone.

Dengan kata lain, lensa ultrawide dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan foto dengan area yang lebih luas seperti pemandangan alam, perkotaan, acara yang banyak orang, dan masih banyak lagi. Misalnya saja kamu melihat pemandangan gunung yang indah, namun ingin mendapat banyak area dalam satu foto bisa mengaktifkan kamera ultrawide sebagai alternatif mode panorama.

Apalagi pada saat kamu berada di tempat yang memiliki ruangan gerak terbatas, kamu juga dapat menggunakan lensa ultrawide untuk bisa menghasilkan foto dimana semua orang tertangkap dalam satu bingkai.

Kelebihan lensa ultrawide yang lebih mudah digunakan karena hanya sekali jepret saja untuk mendapatkan foto dengan area luas tentunya lebih cepat dan sederhana jika dibandingkan harus menggunakan fitur Panorama.

Bisa dibilang fitur Panorama lebih merepotkan karena kamu harus menggerakkan handphone secara perlahan untuk menambah beberapa foto yang diambil menjadi satu kesatuan. Terkadang pada saat mengambil menggunakan fitur Panorama, foto malah menjadi miring jika tidak hati-hati yang tentunya menjadi kurang bagus untuk dilihat.

Lensa Telephoto

Reno-10x-Zoom-3Cam-Review

Lensa telephoto juga sudah banyak disematkan pada handphone kelas menengah dan atas masa kini. Berkat lensa ini, kamu dapat membidik obyek dari jarak jauh dan tetap menghasilkan foto berkualitas bagus.

Biasanya pada saat kamu ingin mengabadikan obyek dari jarak jauh memerlukan Digital Zoom yang akhirnya membuat hasil fotonya memiliki piksel yang pecah-pecah karena dipaksakan menjadi besar.

Namun berkat adanya lensa Telephoto, kamu dapat menghasilkan foto dengan obyek jarak jauh dengan kualitas yang tetap jelas dan tajam. Biasanya lensa Telephoto standar mampu melakukan 2x hingga 3x Optical Zoom atau pembesaran secara optik.

Berkat kemampuannya yang dapat mengetahui jarak obyek, terkadang Telephoto juga dikombinasikan dengan kamera utama untuk menghasilkan foto dengan efek bokeh (latar buram) sehingga terlihat lebih dramatis.

Lebih jauh lagi, beberapa vendor seperti OPPO, Huawei, Xiaomi, dan lainnya bahkan sudah mengembangkan lensa Telephoto yang menggunakan sistem periskop dengan kemampuan 5x Optical Zoom atau 10x Optical Zoom.

OPPO 10x Hybrid Zoom

Telephoto Periskop dihadirkan dengan cara menyusun lensa-lensa secara horizontal. Pada ujung rangkaian lensa nantinya dihadirkan cermin untuk membelokkan obyek yang ditangkap agar bisa masuk dari lens menuju sensor gambar.

Cermin tersebut mengarahkan cahaya yang masuk dan dipantulkan melewati lensa-lensa hingga mengenai sensor gambar. Sesuai namanya, cara kerja ini hampir mirip dengan periskop yang terdapat pada kapal selam di dunia nyata.

Beberapa perusahaan teknologi pun mulai menyematkan OIS (Optical Image Stabilization) pada Telephoto Periskop ini agar obyek yang dibidik dari jarak jauh dapat tetap. Bahkan Telephoto Periskop pun dapat dikombinasi dengan kamera utama dan lensa ultrawide agar mampu menghasilkan tingkat pembesaran yang lebih tinggi hingga 20x Hybrid Zoom.

Akibat teknologi canggih inilah yang membuat lensa telephoto menjadi mahal sehingga biasanya disematkan pada handphone kelas menengah ke atas.

Lensa Makro

OPPO-Reno6-QuadCam

Lensa ini memungkinkan kamu untuk dapat membidik obyek dari jarak dekat dengan fokus yang masih detail. Maka dari itu lensa ini cocok digunakan untuk mengambil obyek berukuran kecil seperti serangga, mainan miniatur, dan masih banyak lagi.

Sayangnya pada beberapa seri handphone khususnya kelas bawah, lensa makro ini hanya dijadikan sebagai pemanis tambahan agar terlihat ada saja dan memiliki resolusi yang rendah. Walaupun begitu, ada juga seri handphone yang menggunakan lensa makro dengan resolusi yang lebih besar.

Beberapa handphone kelas atas belakangan ini justru memanfaatkan lensa ultrawide untuk fotografi makro. Biasanya lensa ultrawide juga hadir dengan resolusi yang besar sehingga membuat hasil foto makro terlihat lebih jelas dibandingkan menggunakan lensa makro beresolusi kecil.

Sensor Monokrom

Huawei P9 Dual Camera Leica Featured

Meskipun tidak banyak yang menggunakan sensor monokrom, namun beberapa handphone pernah ada yang menggunakan sensor ini untuk beberapa fungsi, seperti mengambil foto hitam putih atau efek bokeh.

Menurut sebagian vendor, sensor monokrom diklaim dapat menghasilkan foto hitam putih yang lebih tajam dibandingkan dengan foto berwarna yang dibuat menjadi hitam putih menggunakan sebuah filter paska proses.

Salah satunya, Huawei pernah menggunakan sensor monokrom bekerja sama dengan Leica dalam mengembangkan kamera untuk handphone buatannya. Kita ketahui bersama, Leica merupakan salah satu produsen kamera dan lensa terkenal yang menghadirkan kamera dengan kemampuan foto hitam putih yang menakjubkan.

Sementara itu, sensor monokrom juga dapat digunakan untuk membedakan kedalaman foto obyek dan latar belakang. Pada prosesnya, sensor monokrom akan menandai latar belakang foto secara hitam putih sehingga dapat dipisah dengan obyek utama untuk menghadirkan efek bokeh (latar buram) yang rapi.

Sensor Kedalaman

RedmiNote9Pro-QuadCam

Secara praktis, sensor kedalaman atau depth lebih sering dihadirkan untuk dikombinasikan dengan kamera utama dalam menghasilkan foto dengan efek bokeh (latar buram) secara instan.

Tentunya sensor kedalaman digunakan untuk mengetahui kedalaman antara obyek dengan latar belakang sehingga dapat dipisahkan dengan baik. Hal ini akan mempermudah sistem dalam mengolah efek bokeh pada latar belakang foto.

Sensor yang satu ini pun sudah banyak dihadirkan pada handphone kelas bawah hingga menengah karena memang dapat mempermudah dalam menghasilkan foto dengan efek bokeh secara instan dan memiliki hasil yang memadai.