Serupa Tapi Tak Sama! Ini Bedanya RAM LPDDR dan DDR Biasa – Pembahasanku

Selamat datang di Pembahasanku.com selalu bantu aku agar berkembang. Pada peluang saat ini, saya akan membahas tentang Serupa Tapi Tak Sama! Ini Bedanya RAM LPDDR dan DDR Biasa – Pembahasanku berharap bisa membantu kamu menambahkan wawasan.

Bedanya RAM LPDDR dan DDR Biasa Header[Ilustrasi Oleh Pixabay]

Pembahasanku – Handphone memang dirancang secara berbeda dengan komputer termasuk dalam pemilihan jenis komponen untuk menyesuaikan sejumlah hal seperti bentuk, ukuran, hingga konsumsi daya.

Perangkat tersebut salah satunya mempunyai perbedaan pada opsi pemakaian RAM (Random Access Memory). Handphone umumnya menggunakan memori bertipe LPDDR sementara komputer (termasuk laptop) DDR biasa.

Meskipun sama-sama menawarkan dukungan untuk mengolah data dari program yang sedang berjalan, tetapi RAM LPDDR dan DDR biasa tentu mempunyai sejumlah perbedaan mendasar. Adapun sebagian di antaranya sebagai berikut.

Bedanya RAM LPDDR dan DDR

LPDDR adalah kependekan kata dari Low-Power DDR. Seperti namanya, tipe memori ini mempunyai konsumsi daya yang rendah dibandingkan DDR biasa karena biasanya dirancang untuk komputasi seluler dimana generasi lamanya bahkan banyak dikenal sebagai Mobile DDR (mDDR).

Memori tipe ini dapat bekerja dengan tegangan 0,5-1,8V tergantung generasinya yang tercatat lebih rendah ketimbang DDR biasa yang memerlukan 1,1-2,6V. Misalnya pada generasi pertama, LPDDR yang menjadi modifikasi langsung dari DDR mengubah kebutuhannya dari 2,5V menjadi 1,8V.

Perlu diingat, LPDDR maupun DDR biasa semakin ke sini dirancang untuk semakin hemat daya meskipun nantinya memori yang dikembangkan untuk perangkat seluler bakal jauh lebih baik mengingat kebutuhan dan preferensi pemakaiannya.

Apalagi pada masa sekarang, LPDDR tidak hanya sekedar modifikasi dari DDR biasa. Memori ini benar-benar dibuat secara berbeda dengan standar terpisah agar teknologinya lebih pas untuk kebutuhan dari aplikasi seluler.

Selain konsumsi daya yang rendah, ukuran LPDDR juga terhitung lebih kecil. Kita umumnya akan menjumpai memori ini dalam bentuk chip atau IC (Integrated Circuit) yang tertanam di papan induk sementara DDR biasa dalam modul yang berukuran jauh lebih besar.

Modul DDR sendiri mempunyai beberapa model berbeda dimana ada yang bisa dilepas-pasang namun juga ada yang tidak. Bentuk memori untuk komputer dan laptop pun dibedakan menjadi DIMM, SO-DIMM, dan Micro-DIMM serta beberapa di antaranya bahkan ada yang sudah mengusung heat spreaders bawaan sebagai solusi pendingin.

Memilih handphone untungnya tak perlu melihat berbagai macam perbedaan di atas karena sudah pasti menawarkan LPDDR sebagai manajemen datanya. Kita hanya saja perlu mempertimbangkan generasi mana yang ingin digunakan.

Perbedaan Kecepatan Data Setiap Generasi LPDDR

Standar Data Transfer Rate (MT/s) Tegangan Operasi
LPDDR1 400 1,8V
LPDDR1E 533,3 1,8V
LPDDR2 800 1,2/1,8V
LPDDR2E 1067 1,2/1,8V
LPDDR3 1600 1,2/1,8V
LPDDR3E 2133 1,2/1,8V
LPDDR4 3200 1,1/1,8V
LPDDR4x 4267 0,6/1,1/1,8V
LPDDR5 6400 0,5/1,01/1,8V
LPDDR5x 8533 0,5/1,01/1,8V

Setiap generasi LPDDR menawarkan peningkatan kemampuan transfer data yang lebih baik daripada pendahulunya. Artinya, program atau aplikasi yang berjalan di dalam perangkat dapat bekerja lebih layak tanpa jeda yang begitu terasa.

Namun selain mengemas secara berbeda data transfer rate yang menjadi keunggulan memori DDR di atas, setiap generasi LPDDR tentu saja juga menawarkan teknologi-teknologi baru pada sisi sistem komunikasi, antarmuka I/O, dan lainnya.

Sebagai contoh, LPDDR4 membawa sejumlah update dari generasi sebelumnya dengan memperkenalkan Low-Voltage Swing-Terminated Logic (LVSTL) sebagai standar I/O baru yang lebih hemat daya, perubahan sistem komunikasi ke 6-bit SDR bus, hingga membagi jalur komunikasi dari 32-bit menjadi sistem 16-bit ganda.

Sementara pada LPDDR5 menambahkan teknologi Differential clocks, peningkatan penghemat daya, hingga clocking architecture baru yang disebut dengan WCK & Read Strobe (RDQS). Pada LPDDR5x yang lebih baru, integritas sinyal bakal lebih baik dengan TX/RX equalization serta terdapat fitur Adaptive Refresh Management untuk peningkatan keandalan.

Kebanyakan handphone masa kini sayangnya masih berkutat pada teknologi LPDDR4 terutama untuk kelas menengah ke bawah. Namun saran saya sebagai opsi lebih baik, kita bisa memilih generasi LPDDR4x yang juga sudah umum dipakai karena mempunyai peningkatan transfer data, konsumsi daya, hingga ukuran yang lebih mungil.