Chipset Apple A15 Bionic – Kinerja Gahar dengan Efisiensi Daya Lebih Baik – Pembahasanku

Selamat datang di Pembahasanku.com selalu bantu kami agar berkembang. Pada peluang saat ini, aku akan membahas tentang Chipset Apple A15 Bionic – Kinerja Gahar dengan Efisiensi Daya Lebih Baik – Pembahasanku semoga bisa membantu anda menambahkan wawasan.

Chipset Apple A15 Bionic Header

Pembahasanku – Apple A15 Bionic tentu saja menjadi lompatan cukup menarik yang bisa dijadikan salah satu bahan acuan untuk upgrade atau meminang lini iPhone 13 maupun iPad mini generasi 6.

Chipset baru tersebut pasalnya diklaim oleh Apple membawa sejumlah peningkatan dari generasi sebelumnya, yakni A14 Bionic. Kita dapat menandainya terutama pada sisi kinerja, efisiensi daya, hingga dukungan untuk sistem kecerdasan buatan.

Dukungan dari A15 Bionic bahkan memungkinkan Apple mengerjakan banyak hal. Berbagai macam fitur baru yang ditawarkan oleh lini iPhone 13 maupun iPad mini gen 6 pun bahkan dapat terealisasi karena adanya chipset tersebut.

Mengenal Lebih Jauh Chipset Apple A15 Bionic

Apple A15 Bionic merupakan chipset yang dibangun Apple berdasarkan arsitektur ARM. Di dalamnya terdapat enam buah inti CPU baru yang terdiri dari dua inti berkinerja tinggi dan empat inti berefisiensi lebih baik.

Berdasarkan klaim Apple, kombinasi CPU baru tersebut dapat memberikan kinerja hingga 50 persen lebih cepat dibanding kompetitornya dan 40 persen lebih baik ketimbang generasi sebelumnya di iPad mini.

Perlu diketahui bahwa kemampuan chipset tersebut cukup berbeda pada perangkat satu dengan lainnya. Yang paling kentara adalah pada bagian GPU dimana A15 Bionic pada iPhone 13 dan mini misalnya hanya mempunyai empat inti sementara pada iPhone 13 Pro, Pro Max, dan iPad mini berjumlah lima inti.

Tabel Perbandingan Apple A15 Bionic

iPhone 13 dan mini iPhone 13 Pro dan Pro Max iPad mini Gen 6
6-core CPU (2x inti high-performance + 4x inti high-efficiency)
4-core GPU 5-core GPU
16-core Neural Engine
TSMC 5nm

Dengan perbedaan konfigurasi inti, GPU iPhone 13 Pro dan Pro Max diklaim mampu bekerja hingga 50 persen lebih cepat dibanding kompetitor sedangkan iPhone 13 dan mini hanya sampai 30 persen. Sementara untuk iPad mini lebih tinggi lagi mencapai 80 persen lebih unggul ketimbang generasi yang lebih lama.

Chipset Apple A15 Bionic - Gaming

Perbedaan ini cukup wajar karena setiap model iPhone 13 dan iPad mini memang dirancang untuk segmen pasar dan kebutuhan yang berlainan. Kemampuan A15 Bionic pun disesuaikan dengan hal itu seperti halnya fitur utama maupun pendukung dari masing-masing perangkat.

Apple Bionic generasi anyar tersebut pun mengemas 16 inti Neural Engine yang baru. Kekuatannya digadang-gadang mampu mengerjakan hingga 15,8 triliun operasi per detik dan memungkinkan komputasi machine learning yang lebih cepat untuk pengalaman aplikasi pihak ketiga maupun fitur iOS atau iPad OS sendiri.

Bahkan ketika digabungkan dengan ISP (Image Signal Processor) baru dari Apple yang menawarkan noise lebih rendah dan tone mapping lebih baik, Neural Engine di A15 Bionic dapat menciptakan sistem kamera unggulan. Hal ini dibuktikan dengan kelahiran fitur seperti mode Cinematic dan Photographic Styles.