AMD dan MediaTek dikabarkan buat perusahaan Joint Venture – Pembahasanku

Selamat datang di Pembahasanku.com selalu support aku agar berkembang. Pada kesempatan saat ini, aku akan membahas tentang AMD dan MediaTek dikabarkan buat perusahaan Joint Venture – Pembahasanku semoga bisa membantu anda menambahkan wawasan.

Dalam sebuah rumor, AMD dan MediaTek disebut akan membuat sebuah perusahaan joint venture untuk membawa jaringan 5G ke prosesor untuk laptop.

Jumlah perusahaan teknologi untuk mengakuisisi atau menggandeng perusahaan chipset berbasis ARM semakin bertambah. Hal ini dikarenakan semakin banyak teknologi yang memanfaatkan chipset berbasis ARM untuk berbagai keperluan.

Oleh karena itu, NVIDIA pun ingin melakukan akuisisi terhadap ARM secara langsung. Namun, pesaing mereka, yakni AMD, memiliki cara lain untuk dapat memanfaatkan teknologi tersebut. Mereka dikabarkan sedang mendekati Mediatek untuk membentuk perusahaan joint venture (JV).

Menurut publikasi, JV ini akan difokuskan pada teknologi transmisi data tingkat SoC, seperti 5G, Wi-Fi, dan bahkan pengontrol transmisi data kabel. Jika usaha itu terwujud, kita akan melihat Mediatek IP diintegrasikan ke dalam SoC AMD, dengan fokus yang tampaknya ditempatkan pada solusi perangkat keras mobilitas seperti laptop.

Tom’s Hardware (26/9) melaporkan bahwa paling cepat teknologi perusahaan patungan ini akan hadir di pasar pada 2024 mendatang. Jadi, penggemar teknologi harus menunggu dalam waktu yang cukup lama.

Seperti diketahui ini bukan kali pertama AMD bekerjasama dengan MediaTek. AMD pernah mengintegrasikan teknologi Wi-Fi 6 Mediatek ke dalam chip AMD RZ608 mereka, yang memulai debutnya di konsol game genggam AYANEO. 

Meskipun modul ini bermerek AMD, sebenarnya modul ini merupakan versi baru dari modul komunikasi nirkabel MT7921K Mediatek.

Selain itu, AMD disebut ingin membuat solusi notebooknya lebih menarik dengan mengintegrasikan teknologi transmisi data. Dan seperti diketahui, MediaTek merupakan salah satu perusahaan yang memiliki kemampuan tersebut.

Tapi, untuk sementara ini pihak AMD masih belum menanggapi rumor tersebut. Sedangkan di sisi lain, MediaTek, secara terang-terangan membantah laporan tersebut. Dan seperti diketahui, keduanya merupakan tanggapan standar ketika menyangkut kebocoran orang dalam industri.